Hasil Rapat Online : Dosen Tetap Perlu Laksanakan Tri Dharma

D3 Akuntansi – Program Studi D3 Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) menghelat rapat dosen secara online, belum lama ini . Dari rapat tersebut, dihasilkan kesepakatan bahwa dosen-dosen D3 Akuntansi tetap perlu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hanya saja, teknis pelaksanaannya harus tetap work from home.

Untuk pengajaran, hingga saat ini memang tidak terkendala karena sudah didukung dengan sistem e-learning. Namun untuk penelitian dan pengabdian, perlu dicarikan teknis yang cocok agar tetap dapat dilakukan dari rumah. Solusinya, para dosen diminta untuk melaksanakan penelitian, tetapi dengan format instrumen online. Begitupun halnya dengan pengabdian kepada masyarakat.

“Jadi diatur saja teknisnya seperti apa. Yang jelas kita harus tetap melaksanakan kewajiban kita selaku dosen,”ucap Kaprodi D3 Akuntansi, Dr. Iin Rosini, S.E., M.Si., CSRS, CFA, CFRM, CAP.

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat juga sebenarnya bisa dilakukan secara online. Misalnya dalam hal pemberian penyuluhan, bisa diatur dengan menggunakan aplikasi meeting online. Penelitian juga sama, bisa menyebar kuisioner online atau bisa juga penelitiannya itu dengan metode teoretical review sehingga tetap bisa dikerjakan dari rumah.

“Selain soal Tri Dharma, bapak ibu dosen juga tetap perlu melaksanakan bimbingan TA (tugas akhir), mengajar club, serta pembimbingan akademik secara online. Intinya kita dalam kondisi seperti ini selain harus menjaga kesehatan, juga tetap harus produktif,”ucapnya.

Tidak hanya soal kewajiban dosen, rapat dosen kali ini juga menghasilkan keputusan bahwa tugas laporan magang mahasiswa semester 4 maupun 5 digantikan menjadi artikel ilmiah. Namun, apabila mahasiswanya ternyata sudah bekerja dan tetap masuk, maka dapat menyusun laporan magang dengan mengambil informasi dari tempat kerjanya.

“Karena mahasiswa tidak memungkinkan magang, maka dalam kondisi force majeure ini kita minta mahasiswa susun artikel ilmiah saja. Datanya bisa mengambil secara online. Atau bisa juga wawancara online,”tutur Kaprodi.(*)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *