D3 Akuntansi Sasar Riset Berbasis Bibliografi

D3 Akuntansi – Program Studi D3 Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) menghelat virtual learning, Selasa (19/05/2020). Tema yang diusung dalam virtual learning kali ini yakni teknik menulis artikel scopus berbasis literature review dalam bidang akuntansi. Naramber kegiatan ini yakni Dr. Iin Rosini, S.E., M.Si, Dr. Amrie Firmansyah, M.Ak, dan peneliti muda STAN, Amardianto Arham.

Menurut Iin, riset dalam bidang akuntansi secara umum dibagi menjadi 3 lingkup yakni akuntansi manajemen, akuntansi keuangan, dan keprilakuan. Dalam setiap lingkupnya, banyak sekali topik yang bisa diteliti dengan menggunakan beragam metode penelitian. Metode yang digunakan tidak terbatas kepada kualitatif maupun kuantitatif saja, melainkan juga dapat menggunakan riset berbasis literature review atau bibliographic research method.

“Riset berbasis literatur juga mulai bermunculan dalam bidang akuntansi. Bahkan tidak sedikit artikel penelitiannya itu dipublikasi dalam jurnal terindex scopus,”ucap Iin.

Sementara, menurut Amrie, pendekatan bibliografi bertujuan untuk mengetahui perkembangan penelitian pada topik tertentu sehingga kesenjangan penelitian dapat ditemukan. Teknis pelaksanaannya, dilakukan dalam 3 langkah yaitu pengumpulan data, pengolahan, dan pengambilan kesimpulan.

“Alhamdulillah sudah beberapa artikel berbasis bibiografi yang saya dan tim berhasil publikasikan dalam jurnal terindex scopus. Artinya, bukan berarti riset bibiografi itu tidak menarik, justru dapat sangat berkualitas apabila kita dapat menggambarkan perkembangan dan pembentukan suatu gagasan keilmuan dalam topik bidang akuntansi,”paparnya.

Amrie melanjutkan, pembaca riset bibiografi juga cenderung sangat banyak. Sebab, para peneliti perlu untuk mengetahui seberapa banyak riset terdahulu yang membahas topik yang sedang ditelitinya. Di samping itu, membaca artikel riset bibiografi juga dapat memperkuat pemahaman atas perbedaan term-term penelitian pada topik yang sama di negara-negara tertentu.

“Jadi, menulis artikel jurnal berbasis bibiografi itu juga memungkinkan peneliti mendapat banyak sitasi,”ucapnya.(*)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *