Puluhan Mahasiswa D3 Akuntansi Ikuti Uji Kompetensi

img-20180527-wa0011

D3 Akuntansi – Sebanyak 75 mahasiswa D3 Akuntansi Universitas Pamulang mengikuti uji kompetensi teknisi akuntansi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Teknisi Akuntansi (TA), belum lama ini. Uji kompetensi yang diselenggarakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Unpam, Gedung Unpam Viktor tersebut berlangsung lancar. Tidak sedikit mahasiswa yang berhasil dinyatakan kompeten atau lulus ujian ini.

Mahasiswa yang lulus, selanjutnya akan diberikan sertifikat kompetensi terbitan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Terdapat 5 skema uji kompetensi dalam ujian kali ini, yaitu melakukan entry jurnal, memposting ke buku besar, membuat laporan keuangan, menerapkan prinsip profesional dalam bekerja, serta menerapkan prinsip keselamatan kerja.

Mahasiswa yang dinyatakan kompeten berarti berhasil lulus untuk semua skema uji kompetensi. Adapun yang belum lulus, masih dapat mengikuti kembali ujian untuk skema yang belum lulus saja, asalkan masih berada pada 1 tahun berjalan. Maka dari itu, yang belum lulus sekalipun akan diberikan surat keterangan bahwa yang bersangkutan telah mengikuti uji sertifikasi kompetensi teknisi akuntansi.

Terdapat 4 asesor eksternal yang mengawal jalannya ujian kali ini. Mereka memeriksa setiap lembar jawaban mahasiswa dengan teliti. Setiap mahasiswa sebenarnya sudah terbiasa menghadapi setiap soal yang disajikan. Kendala terbesar yang dihadapi adalah dari segi ketepatan waktunya saja.

“Soalnya sih Insya Allah kita bisa kerjakan. Hanya waktunya saja memang yang mepet. Tapi Alhamdulillah lancar,”kata salah seorang mahasiswa, Adelia.

Menurut Adel, soal yang dikerjakannya adalah mengenai siklus akuntansi perusahaan dagang dengan sistem pencatatan perpetual. Soal dengan jenis seperti ini telah banyak ia pelajari dalam mata perkuliahan pengantar akuntansi 1 dan pengantar akuntansi 2. Sehingga ia sudah terbiasa mengerjakannya.

“Sudah terbiasa, tapi memang harus lebih sering saja agar kita bisa lebih cepat lagi dalam mengerjakannya,”ucap Adel.

Sementara, menurut Ketua Program Studi D3 Akuntansi Unpam, uji sertifikasi kompetensi ini sangat penting agar mahasiswa dapat memiliki sertifikat kompetensi sebagai pendamping ijasahnya. Oleh karena itu, mahasiswa yang lulus diharapkan dapat lebih berdaya saing sehingga lebih mudah mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah.

“Sekarang ini trend di dunia kerja adalah rekrutmen berbasis kompetensi. Artinya, syarat utama rekrutmen yang dilakukan oleh setiap perusahaan adalah terkuasainya kompetensi. Nah kalau sudah memiliki sertifikat kompetensi, berarti kompetensi lulusan tersebut sudah diakui oleh negara, sehingga kemungkinan untuk direkrut dunia kerjanya juga relatif besar,”tuturnya.(*)